Ditulis pada 28 April, 2008 oleh Aristo
Dewasa ini sistem pendidikan jarak jauh telah berkembang pesat dan menjadi bagian integral dalam sistem pendidikan modern. Berbagai negara di dunia telah menjadikan sistem pendidikan jarak jauh ini sebagai salah satu alternatif dalam upaya memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan. Di Indonesia, penyelenggaraan sistem pendidikan jarak jauh telah memiliki landasan legal formal dengan dimasukkannya sistem ini ke dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional.
Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, maka pendidikan jarak jauhpun mengalami perkembangan. Dengan memanfaatkan teknologi maka daya jangkaunya menjadi semakin luas, dan efektifitasnya dalam menyampaikan materi pembelajaran juga semakin meningkat. Pada saat ini system pendidikan jarak jauh telah mengintegrasikan pula berbagai jenis media yang kemampuan interaktifnya semakin meningkat.
Read more »
DIarsipkan di bawah: Pembelajaran, TEKNOLOGI PENDIDIKAN, media pembelajaran | yang berkaitan: media pembelajaran, pendidikan jarak jauh | 1 Komentar »
Ditulis pada 16 April, 2008 oleh Aristo

“Saya tidak mau jadi hard worker, tapi smart worker”, kata dokter Diana Abbas Thalib. Calon isteri Ketua MPR Hidayat Nurwahid itu kini baru berusia 42 tahun. Menurutnya, bekerja tak harus ngotot, yang lebih penting harus smart, pake strategi. Saya tak tahu, apakah hal itu karena beliau kini merasa sudah tua, atau memang itu prinsipnya sejak masih muda.
Tak salah kita menjadi seorang pekerja keras. Memang harus begitu. Tapi kalo bekerja keras itu bermakna kerja otot, ya nanti dulu. Read more »
DIarsipkan di bawah: RENUNGAN | yang berkaitan: kerja keras, smart worker | 4 Komentar »
Ditulis pada 12 April, 2008 oleh Aristo
Sebentar lagi, Ujian Nasional (UN) di SD, SMP dan SMA akan diselenggarakan. Coba lihat, apa yang dilakukan sekolah ketika mempersiapkan UN seperti sekarang ini. Betul. Sekolah mengadakan bimbingan khusus bagi siswa kelas III untuk menghadapi UN. Apa yang diberikan ke siswa? Jam belajar untuk mata pelajaran yang akan diUNkan ditambah, kegiatan lain dikurangi. Siswa digeber untuk berlatih menjawab soal-soal lalu menghapal jawabannya. Harapannya, siswa akan ingat jawaban ketika soal yang mirip (syukur persis) keluar dalam UN. Sekolah mirip lembaga bimbingan tes.
Upaya ini mungkin ada manfaatnya, jika tujuannya memang sekedar mendongkrak nilai UN. Namun, bisa jadi justru kontra produktif: membuat siswa menjadi jenuh dan panik menjelang ujian. Apa boleh buat.
Read more »
DIarsipkan di bawah: Pembelajaran, TEKNOLOGI PENDIDIKAN, media pembelajaran | yang berkaitan: belajar dan sumber belajar, ujian nasional | Tidak ada komentar »
Ditulis pada 10 April, 2008 oleh Aristo

Sepanduk itu terpampang di gerbang SMP Negeri 2 Pekalongan, Lampung. Sebentar lagi siswa kelas 3 akan ujian nasional (UN). Tahun ini, konon syarat nilai minimal untuk bisa lulus lebih berat dibanding tahun sebelumnya. Melalui spanduk itu, mungkin sekolah ingin mengingatkan siswa agar belajar serius. Atau, barangkali itu sebuah ancaman dari guru kepada siswa : ” Awas, kalau sampai kalian tidak lulus ujian, kamu harus mengulang ujian tahun depan, tau!!!” (** padahal justru gurunya yang paling ketar-ketir**). Maklum, siswa yang gagal UN tahun ini, tak ada kesempatan UN tahap 2.
DIarsipkan di bawah: SAMBIL SENYUM | 4 Komentar »
Ditulis pada 8 April, 2008 oleh Aristo
Sebuah posting menyebutkan bahwa hanya 15% acara televisi (TV) yang aman ditonton anak-anak, dan 85% lainnya merusak anak. Lalu, bloger itu menjuluki TV sebagai “guru privat yang jahat” bagi anak. Perilaku amoral, seks bebas di kalangan remaja, tindak kekerasan, dan lain-lain dituduh sebagai hasil pelajaran guru jahat bernama TV itu. Read more »
DIarsipkan di bawah: Pembelajaran, TEKNOLOGI PENDIDIKAN, media pembelajaran | 7 Komentar »
Ditulis pada 5 April, 2008 oleh Aristo

Ini judul salah satu berita di harian Warta Kota. Masalah begituan, orang makin saling tak percaya. Jangan2 kelak para suami juga akan menggembok celana istrinya kalo mau ditinggal kerja. Gawat. Kalo sampai begitu, trus jika istrinya mau pipis gimana tuh? Nunggu suaminya pulang?. Harusnya celana suami yang mesti digembok ya. Yang lebih pantas diwaspadai kan suaminya ya??! Hayo ngaku nggak!
DIarsipkan di bawah: SAMBIL SENYUM | 6 Komentar »