Berhijrah Yuk!

Tak lama lagi kita akan segera memasuki  tahun baru hijriyah,  1430H.  Tentu  ada sejuta harapan dan impian yang memenuhi dada kita setiap  menyambut datangnya tahun baru. Dengan pergantian tahun, menyadarkan bahwa umur kita bertambah, sekaligus  kesempatan hidup kita  berkurang pula satu tahun. Semakin jauh saja kita dari kelahiran dan semakin dekat kita kepada kematian.

Manusia yang hidup  di dunia ini bagaikan kumpulan hari-hari. Setiap ada hari yang pergi, kita seperti kehilangan bagian dari diri kita. Yang telah pergi tidak akan pernah kembali. Hari ini,  esok akan jadi kemarin. Hari ini kita masih berupa manusia, namun esok atau lusa kita akan menjadi pocong.

Tahun baru hijriyah mengingatkan kita kepada kejadian spektakuler yang pernah terjadi dalam sejarah Islam, yaitu peristiwa hijrahnya Rasulullah SAW dan para sahabatnya dari Makkah ke Madinah. Peristiwa hijrah itu  merupakan tonggak sejarah yang monumental dan memiliki makna yang sangat berarti bagi setiap muslim, karena hijrah merupakan tonggak kebangkitan Islam yang semula diliputi suasana dan situasi yang tidak kondusif di Makkah menuju suasana yang prospektif di Madinah.

Hijrah mengandung semangat perjuangan tanpa putus asa dan rasa opimisme yang tinggi, yaitu semangat berhijrah dari hal-hal yang buruk kepada yang baik, dan hijrah dari hal-hal yang baik ke yang lebih baik. Rasulullah s.a.w. dan para sahabatnya telah melawan rasa sedih dan takut dengan berhijrah, meski harus meninggalkan tanah kelahiran, sanak saudara dan harta benda.  Hijrah juga mengandung semangat persaudaraan, seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah s.a.w. pada saat beliau mempersaudarakan antara kaum muhajirin dengan kaum anshar. Bahkan beliau telah membina hubungan baik dengan beberapa kelompok yahudi yang hidup di Madinah dan sekitarnya.

Dalam konteks sekarang ini, memaknai hijrah tentu bukan selalu harus identik dengan meninggalkan kampung halaman seperti yang dilakukan oleh Rasulullah s.a.w. dan kaum muhajirin, tetapi makna hijrah lebih kepada nilai-nilai dan semangat berhijrah itu sendiri, karena hijrah dalam arti seperti ini tidak akan pernah berhenti.

Rasulullah bersabda:”Sesungguhnya hijrah itu tidak ada hentinya, sehingga terhentinya taubat, dan taubat itu tidak ada hentinya sehingga matahari terbit dari sebelah barat”.

Mari kita jadikan makna hijrah dengan semangat menyambut masa yang akan datang dengan penuh harapan, kita yakin bahwa sehabis gelap akan terbit terang, setelah kesusahan akan datang kemudahan. Kita yakin bahwa pagi yang cerah pasti akan datang walaupun malam  yang gelap terasa begitu   panjang.  Roda kehidupan selalu berputar dan tidak mungkin berhenti. Mari kita jadikan peralihan tahun sebagai momen untuk melihat kembali catatan yang mewarnai perjalanan hidup masa lalu, dengan melakukan renungan atas apa yang telah kita perbuat. Kita gunakan kesempatan ini untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas hidup di dunia dan akhirat kelak, dengan bercermin kepada nilai-nilai dan semangat hijrah dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat. Sesungguhnya  pergantian siang dan malam untuk dijadikan pelajaran dan mengungkapkan rasa syukur. Firman Allah :  “Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur.” (QS. Al-Furqan:62)

Hari lalu biarlah berlalu. Hari ini adalah perjuangan. Hari esok jadilah harapan kita. Selamat tahun baru hijriyah 1430H.

2 Tanggapan

  1. Masih ada kesempatan untuk kembali kepada fitrah-Nya

  2. Salah satu tonggak penting adalah berhijrah dari yang HARAM ke yang HALAL. Dalam TIK yang HARAM adalah penggunaan perangkat lunak dengan lisensi yang ilegal alias bajakan.
    Sedangkan pilihan HALAL yang aman adalah menggunakan Open Source berlisensi GPL (general public license, bukan glodok public license).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: