Terimakasih

Sepertihalnya kata maaf, kata “terima kasih” juga  memiliki kandungan makna yang amat mulia dan dalam. Jika kata  maaf  menyadarkan betapa kita sering membuat salah dan menyakiti orang lain, maka kata terima kasih mengingatkan kita betapa banyak setiap harinya kita menerima kebaikan hati dan pertolongan orang lain. Kita tidak bisa hidup tanpa bantuan dan kebaikan hati orang lain.

Semakin tinggi jabatan seseorang, semakin banyak memerlukan bantuan orang lain, sehingga mestinya semakin banyak pula menyampaikan rasa terima kasih kepada orang-orang yang telah memberi pertolongan. Menarik direnungkan, apa pun pemberian orang, dijawab dengan ungkapan ”terima kasih”. Entah pemberian itu berupa tenaga, materi, moral, dan bentuk apa pun lainnya, semuanya dijawab dengan kata terima kasih, bukannya menyebut materi yang diberikan.

Apa makna dan rahasia di balik ini semua? Maksudnya, dalam relasi sosial kita mesti saling berbagi cinta kasih. Dengan dorongan kasih itulah, kita tergerak untuk membantu orang lain sesuai dengan konteks dan kemampuan. Jadi, adalah kasih yang mendorong kita menolong orang lain, sehingga yang menerima akan merasakannya dan menjawab dengan kata ”terima kasih”.

Tanpa cinta kasih, perbuatan kita kehilangan makna dan efek positifnya menguap. Jalinan cinta kasih di antara kita yang terdalam adalah jika energi dan relasi kasih itu merupakan pancaran dari kasih Tuhan. Bukankah setiap melakukan perbuatan yang baik, kita dianjurkan mengucapkan ”Bismillahirrahmanirrahim”?

Maksudnya, hendaknya orang yang beriman menjadi penerus sifat kasih-Nya untuk menanamkan dan menyebarkan di manapun kita berada, dimulai dari kehidupan keluarga, tempat bekerja, lalu melebar dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Rasanya kehidupan bangsa ini sedang diterpa krisis nilai dan kejiwaan, enggan untuk saling memaafkan dan saling berterima kasih secara tulus.

Jadi, jangan pelit mengucapkan : terima kasih, matur nuwun,  suwun, nuhun,  tengkyu, kaamsia…..atau terserah bagaimana cara anda mengungkapkannya.

Satu Tanggapan

  1. Wah..makasih pak…
    Matur nuwun..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: