Ditulis pada 22 Mei, 2008 oleh Aristo
Ini suasana di Klaten, saat terjadi gempa 2 tahun silam. Itu desa tempat saya bermain di masa kecil. Hancur. Berantakan. Sedih. Memilukan. Tapi masih terlihat secercah harapan kala menyaksikan anak-anak sekolah tetap belajar dan ceria meski mereka harus belajar di tenda darurat. Klaten, ayo kembali bangkit. Seperti tulisan di spanduk itu: Nelongso ojo suwe-suwe. Ayo [...]
DIarsipkan di bawah: JALAN JALAN, RENUNGAN, SAMBIL SENYUM | 1 Komentar »
Ditulis pada 30 Maret, 2008 oleh Aristo
Murid -murid SD negeri 27 Pamentengan, Maros, Sulsel. Pulang sekolah. Lihat wajah mereka. Ceria, tanpa beban. Mereka belajar dengan faslitas seadanya. Sekarang mereka masih lugu. Tapi siapa tahu diantara mereka kelak akan menjadi presiden Indonesia.
DIarsipkan di bawah: JALAN JALAN | Tidak ada komentar »
Ditulis pada 30 Maret, 2008 oleh Aristo
Ini pemandangan biasa di kawasan puncak setiap akhir pekan. Sabtu kemarin, usai mengikuti lokakarya di Cisarua, saya terjebak macet. Puncak - Jakarta saya tempuh dalam waktu 5 jam. Orang jakarta ternyata masih banyak duit ya. Puncak bukan lagi tempat nyaman buat istirahat. malah capek booo…
DIarsipkan di bawah: JALAN JALAN | Tidak ada komentar »
Ditulis pada 25 Maret, 2008 oleh Aristo
Beli saja jam seperti itu. Siap memaksa anda bangun pagi……..
DIarsipkan di bawah: JALAN JALAN | 1 Komentar »
Ditulis pada 22 Februari, 2008 oleh Aristo
Minggu lalu saya berkunjung ke kota Watansoppeng, Sulawesi Selatan. Ada pemandangan menarik yang saya temukan di kota itu. Di sekitar masjid raya Watansoppeng, setiap pohon dipenuhi kelelawar/ kalong. Ribuan kelelawar yang bergelantungan itu menjadikan setiap pohon yang ada di sana mirip seperti pohon kelelawar. Pemandangan itu hanya dapat kita saksikan pada pagi dan siang hari, karena [...]
DIarsipkan di bawah: JALAN JALAN | Tidak ada komentar »